Rabu, 13 Mei 2015

SIAPA BILANG KONSEP TRINITAS ITU TIDAK MASUK AKAL !?

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI



Pendahuluan :


Trinitas atau Tritunggal adalah suatu konsep keimanan Kristiani sejati ! Jadi kalau saudara mencari-cari kata"Trinitas " atau "Tritunggal " dalam Alkitab , mulai dari Kitab Kejadian sampai Kitab Wahyu , saya jamin , sampai kiamat pun saudara tidak akan menemukannya . Sebab ia cuma konsep ! Namun , ini yang paling penting , roh dari konsep Trinitas ini bertebaran di dalam Alkitab ! Sama halnya ketika saudara membaca Kitab Undang Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) dan Kitab Undang Undang Hukum Dagang (KUHD).. Menurut teori hukum , KUHD adalah "lex specialis " terhadap KUHPerdata , maka lahirlah adagium " lex specialis derogate legi generalis ." Kalau saudara cari , baik dari dalam KUHPerdata maupun KUHD , kata "lex specialis " , sampai kiamat pun saudara tak akan menemukannya , sebab dia cuma adagium . Namun , ini yang paling penting , roh "lex specialis" itu bertebaran di dalamnya ! 

Orang awam yang non Kristiani sejati , sering mengatakan bahwa Konsep Trinitas atau Tritunggal itu tidak benar , salah dan tidak Alkitabiah karena tidak ada tulisan "Trinitas " atau "Tritunggal" dalam teks-teks Alkitab ! Kesalahan orang-orang seperti ini adalah karena mereka mencari adanya "tulisan" ! Padahal yang sedang kita bicarakan ini bukan ayat Alkitab , bukan tulisan , melainkan suatu konsep yang lahir dari ayat-ayat Alkitab ! Sama dengan adagium hukum "leg specialis derogate legi generalis "  yang tidak tertulis pada pasal-pasal hukum , tetapi ia lahir dari pasal-pasal itu ! 

Lebih parah lagi , orang yang tidak belajar teologi berlagak tahu tetapi tidak tahu apa-apa , ketika ia tidak dapat membedakan konsep Trinitas (Tritunggal) dengan Tritheis !  Sudah jelas bahwa Tritheis itu adalah konsep politheis ( konsep banyak Tuhan ) , sementara konsep Trinitas (Tritunggal) bukan merupakan konsep politheis melainkan monotheis ( konsep satu Tuhan ) ! Jadi menyangka bahwa Trinitas adalah Tritheis , menunjukkan kebodohan orang yang menuduhnya demikian . 


Maksud tulisan ini dibuat :

Blog " Siapa bilang konsep Trinitas itu tidak masuk akal !?" ini sengaja ditulis untuk menjaga dan memagari iman orang-orang Kristiani sejati , untuk menghadapi serangan dari luar yang tidak mempercayai KeEsaan Bapa , Anak dan Roh Kudus ; bukan saja dari pihak non Kristiani seperti GZB ( Gerakan Zaman Baru )  tetapi juga dari pihak yang mengaku Kristiani , seperti misalnya Saksi Saksi Yehovah , Unitarian (Kristen Tauhid ) dan sebagainya dan sebagainya ! Mengapa demikian ?

Sebab fakta membuktikan bahwa banyak orang Kristiani awam yang tumbang ketika mereka dicekoki tentang masalah Trinitas atau Tritunggal yang secara tidak mereka sadari , sudah dialihkan ke konsep Tritheis ( politheis , konsep banyak Tuhan ) ! Lalu apa yang terjadi ? Mereka bimbang dan akhirnya iman Kristianinya yang mula-mula , rontok berguguran !  Ketika mereka diserang dengan ucapan :" Bagaimana mungkin Allah itu ada tiga tetapi satu ? Satu ya satu , tiga ya tiga ! Saya tidak mengerti ! ." Jadi si penyerang mengatakan tidak dapat mengerti , maka orang Kristiani awam itu pun mengiyakan bahwa ia juga tidak mengerti ! 

Oleh karena itu , blog ini bermaksud mengajarkan kepada saudara yang mengaku Kristiani sejati , untuk dapat mengerti konsep Trinitas tersebut dengan baik , di pandang dari sudut Alkitabiah maupun dari sudut teologi yang benar !  Dengan harapan , saudara dapat menyimpannya dalam hati sebagai suatu iman yang berdasar pada keilmuan yang kokoh , dan bukan iman yang buta dan meraba-raba !


Konsep Trinitas (Tritunggal ):

Seperti sudah dikatakan sebelumnya , kalau saudara mencari-cari kata atau tulisan " Trinitas " atau "Tritunggal" dalam ayat-ayat Alkitab , saya jamin , sampai kiamat pun saudara tidak akan menemukannya . Yang akan kita temukan adalah rohnya , atau ajarannya , atau substansinya . Mari kita ambil contoh dari Alkitab berikut ini :

"Pada mulanya adalah Firman , Firman itu bersama-sama dengan Allah , Firman itu adalah Allah . Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah . Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan ." ( Yohanes 1 : 1 - 3  Terjemahan ALI 2002 )

Modal utama untuk memahami teks di atas adalah bahwa dalam teks ini , yang dibicarakan adalah Allah , bukan benda dan bukan manusia !  Allah adalah suatu Roh , yang tidak terikat dan tidak dibatasi oleh ruang waktu dan jarak ! Jadi Allah tidak kelihatan , tidak dapat diraba , tidak berbentuk , tidak berwujud seperti benda atau manusia , tetapi Dia ada , karena Dia Roh adanya .  Di sini kita tidak bicara soal personalitas manusia atau benda yang dapat terpisah-pisah karena dibatasi oleh ruang waktu dan jarak ; melainkan kita sedang bicara tentang personalitas dari Allah yang  bersifat metafisika , yang tidak dapat terpisah dan tidak dibatasi oleh ruang waktu dan jarak !

Pada mulanya adalah "Firman " ! Iya jelas ! Allah tidak berbentuk dan tidak terlihat , karena Dia Roh ! Namun demikan Roh itu berkata-kata , dan kata-kataNya itulah yang disebut "Firman " (logos , Yunani ) . Dengan "FirmanNya " itu Allah menciptakan alam-semesta , misalnya "Jadilah terang , maka terangpun jadi ." ( Kejadian 1 : 3 ) .  Lalu di mana keberadaan kata-kata atau Firman itu ? Alkitab menjawab :" Firman itu bersama-sama dengan Allah ."  Iya benar ! Bukankah kata-kata atau Firman harus selalu bersama-sama dengan yang empunya kata-kata atau Firman itu ?  Lalu siapakah Firman itu ? Alkitab menjawab :" Firman itu adalah Allah ." !  Iya , ini pun benar ! Karena Allah itu Roh , maka ketika ia berfirman , Firman itu ( kata-kataNya itu  )  bersama-sama dengan dia , dan Firman itu ( kata-kataNya itu)  adalah Dia sendiri , karena ia tidak terlihat ! Di sini kita menggunakan pendekatan persona metafisika dan bukan persona psikofisik ! Sekarang perhatikan teks Alkitab di bawah ini :

"Firman itu telah menjadi manusia  dan tinggal di antara kita dan kita telah melihat kemuliaanNya yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa , penuh kasih-karunia dan kebenaran ." ( Yohanes 1 : 14 )

Lihat ! Firman itu adalah Allah sendiri ! Dan sekarang Firman itu telah menjadi manusia , maksudNya telah menjadi daging dalam wujud manusia Yesus di bumi !  Namun Firman itu adalah Allah itu sendiri , dalam sebutan baru "Anak Tunggal Bapa "  ! Karena Firman itu adalah Allah itu sendiri , maka sudah barang-tentu Dialah yang menciptakan segala sesuatu, sebab dengan Firman Dia telah menjadikan alam semesta ini  ( Yohanes 1 : 3 )  Firman itu tidak pernah terpisah dari Allah sebab itu adalah suaraNya  !
 

Jadi , baik Allah (Bapa ) maupun Firman (Anak ) yang keduanya adalah Roh yang sama  yaitu  Allah yang Esa ; sebab yang kita bicarakan bukan adanya tiga Allah , melainkan satu Allah yang berada di alam transendental ! Kita tidak sedang bicara mengenai benda atau manusia , bukan ! Sebab kalau kita pakai gambaran manusia " Pada mulanya adalah Si A , dan Si A itu bersama-sama dengan Si B , dan Si A itu adalah Si B ." ,  ini tidak cocok , sebab Si A memang Si A dan bukan Si B  dan Si B adalah Si B dan bukan Si A  , meskipun mereka sedang bersama-sama !  Tetapi di sini kita sedang bicara mengenai Roh Allah !   Ketika Allah berfirman , maka FirmanNya itu bersama Dia yang sedang berfirman , dan FirmanNya itu adalah Allah itu sendiri , sebab Dia Roh yang ada di alam transendental .

Jangan disamakan dengan manusia atau benda ! Sebab kalau kita bicara mengenai Si A , maka jelas Si A  itu terlihat ! Di sini digunakan pendekatan persona psikofisik ! Waktu Si A berbicara , maka terdengar kata-katanya . Tetapi kata-kata si A  itu bukan Si A , melainkan suara dari Si A  ! Jadi jelas Si A  dan suara Si A  terpisah , karena Si A kelihatan sehingga dapat dibedakan yang mana Si A secara tubuh dan yang mana suaranya .  Tetapi Allah tidak demikian sebab Allah tidak  kelihatan , sebab Dia Roh adaNya ! Maka waktu Roh Allah berFirman , maka baik Allah dan FirmanNya itu tidak dapat dipisahkan karena sama-sama tidak kelihatan, sama-sama berada di alam transendental  !

Sekarang bagaimana dengan Roh Kudus ?  Konsep Trintas berbicara mengenai Bapa , Anak dan Roh Kudus ! Kalau dari penjelasan di atas nampak bahwa Bapa adalah Anak dan Anak adalah Bapa , yaitu Allah yang Roh adanya ,  sekarang , di manakah Roh Kudus ? Alkitab menjawabnya : 

"Jikalau  Penolong  yang akan Kuutus dari Bapa  datang , yaitu Roh Kebenaran  yang keluar dari Bapa , Ia akan bersaksi  tentang Aku  ." ( YOhanes 15 : 26 )

Lihat ! Roh Kudus dikatakan keluar dari Bapa , yaitu Allah yang Roh itu ! Oleh karena Anak adalah juga Bapa  dan Bapa adalah Anak , yaitu Roh Allah yang sama , maka kalau dikatakan bahwa Roh Kudus keluar dari Bapa , maka itu dapat dikatakan dengan kalimat lain bahwa Roh Kudus juga keluar dari Anak .  Oleh karena Roh Kudus itu keluar dari Bapa dan Anak , dari Roh yang sama , yaitu Roh Allah , maka sudah jelas bahwa Roh Kudus juga Allah !  Sekali lagi saya ingatkan , kita sedang bicara mengenai Allah yang Roh adanya , bukan bicara benda atau manusia ! 

Berdasarkan kenyataan bahwa kita tidak sedang bicara mengenai manusia , melainkan Allah yang Roh adaNya , maka konsep Trinitas atau Tritunggal , yaitu Bapa , Anak dan Roh Kudus , tidak memasukkan kemanusiaan Yesus di dalamnya , melainkan keillahianNya selaku Firman Allah !  Dengan perkataan lain , KeAllahan Yesus itu bukan terletak pada sosok-manusiaNya , sama sekali bukan ! Namun terletak pada keberadaanNya selaku Firman Allah yang adalah Allah itu sendiri !

Kita tidak sedang bicara mengenai politehis atau tritheis ( konsep banyak Tuhan ) , melainkan sedang bicara tentang Allah yang Esa , tapi Roh adanya ! Tanpa bermaksud mendiskreditkan saudara kita dari umat Hindu , mari kita ambil gambaran mengenai Brahma , Siwa dan Wisnu ! Ini jelas tritheis : sebab Brahma adalah Brahma dan bukan Siwa atau Wisnu , sementara Siwa adalah Siwa yang bukan Brama atau Wisnu dan Wisnu adalah Wisnu serta bukan Brahma atau Siwa ! Jelas ini tritheis karena Brahma , Siwa dan Wisnu terpisah satu sama lain ! Sementara konsep Trinitas adalah :" pada mulanya adalah Firman , Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah ." !  Di mana Bapa , Anak dan Roh Kudus itu sehakekat , tidak terpisah , yaitu dari Roh yang sama yakni Roh Allah !


Konsili Nicea 325 M :

Pada masa gereja mula-mula di zaman para rasul , masalah Bapa , Anak dan Roh Kudus , tidak pernah diperdebatkan karena konsep tersebut tertuang dalam Alkitab sebagaimana diuraikan di atas ! Pada zaman itu , istilah "Trinitas " maupun "Tritunggal " belum dikenal ! Ketika iman Kristiani sedang adem-ayem , tiba-tiba iblis bergerak melalui seorang Presbiter di Alexandria , Arius namanya !  Ia mengajarkan bahwa Yesus itu bukan Allah atau setengah Allah , melainkan manusia sesungguhnya ! Padahal sudah lama dimengerti oleh para Bapa Bapa Gereja bahwa KeAllahan Yesus bukan terletak pada sosok manusiaNya , melainkan berdasarkan bahwa Ia adalah Firman Allah dan Allah itu sendiri ! 

Pandangan Arius yang sesat ini memaksa gereja menggelar konsili di Nicea pada tahun 325 M , pada masa pemerintahan Kaisar Contantinus ! Seluruh uskup berkumpul dan membicarakan masalah Bapa dan Anak ! Di situ diputuskan bahwa Bapa dan Anak adalah "homo-usios " , artinya satu hakekat ,  berasal dan merupakan manifestasi dari Roh yang sama , yakni Roh Allah ! Yang dibicarakan bukan mengenai sosok manusia Yesus , melainkan hubungannya selaku Firman Allah ! Arius dinyatakan sesat dan dibuang , sekalipun dia tidak hadir dalam konsili tersebut , bukan karena dia tidak diundang , melainkan karena dia hanya seorang presbiter , bukan uskup , sedangkan konsili adalah konsili para uskup !

Orang yang mengatakan bahwa konsep Trinitas atau Tritunggal itu lahir dari hasil konsili Nicea 325 , adalah orang bodoh yang mengaku tidak bodoh  ! Mengapa demikian ? Karena konsili Nicea hanya bicara mengenai relasi antara Bapa ( Allah ) dengan Anak ( Firman Allah ) , belum bicara mengenai Roh Kudus . Sehingga konsili ini belum melahirkan istilah Trinitas atau Tritunggal !  Konsili ini pun dibuat bukan untuk melahirkan ajaran baru , melainkan karena Arius mengacaukan iman Kristiani zaman itu, sehingga harus diselesaikan lewat konsili  . Bagaimana dengan relasi antara Bapa , Anak dan Roh Kudus ?

Pada konsili Constantinople 381 , pada masa pemerintahan Kaisar Teodosius , barulah lahir istilah Trinitas atau Tritunggal , di mana berdasarkan Alkitab bahwa Roh Kudus keluar dari Bapa , maka Roh Kudus juga keluar dari Anak , dan karena keluar dari Roh yang sama , maka Roh kudus itu juga Allah itu sendiri !  Jadi hasil konsili Contantinoplel 381 , Bapa , Anak dan Roh Kudus adalah homo-usios , satu hakekat , sama derajad , dan tidak ada yang lebih tinggi dan tidak ada yang lebih rendah !  Satu atau Esa dalam tiga pribadi yang berbeda tetapi tidak terpisah ! Mengapa ? Karena yang dimaksud dengan Bapa , Anak dan Roh Kudus itu adalah subtansi yang sama yakni Allah yang Roh adaNya .


Perlawanan dari Anti Trinitas di zaman modern :

Sudah dikatakan bahwa kita sedang bicara mengenai Allah yang Roh adaNya ! Yang dimaksud oleh Bapa Bapa gereja  mengenai kata "persona " ( Latin ) , hypostatis ( Yunani ) atau "Onoma " (Aramik ) bukanlah persona secara psikofisik , melainkan persona secara metafisika , artinya persona dibalik yang kelihatan . Kalau ada tiga orang berkumpul , Bambang , Budi dan Broto , itu namanya persona secara psikofisik , ada Bambang , Budi dan Broto yang memang terpisah personalnya !  Di sini kita sedang bicara mengenai Allah yang Esa , yang Satu , yang Roh adaNya , tetapi dengan tiga persona metafisika ! Tidak ada tiga Allah , karena yang kita bicarakan satu Allah !  Ketidak-pahaman mengenai persona atau hypostatis yang metafisika inilah yang melahirkan pemahaman yang sesat sebagai beikut ini :


(1) . Servetus Michael : dalam bukunya " The error of Trinity "mengatakan bahwa bagaimana mungkin konsep Trinitas itu Alkitabiah , mengingat bahwa dalam konsep itu ada "Tiga wujud Allah " , yakni Bapa , Anak dan Roh Kudus ! Ia membuat Bapa , Anak dan Roh Kudus berdiri sendiri secara terpisah , dengan menggunakan teori persona psikofisik  , sepertinya halnya tiga wujud manusia Bambang, Budi dan Broto ! Bukankah Allah tidak berwujud dan hanya satu (ESa) ? Bagaimana mungkin bisa terpisah satu sama lain , antara firmanNya dan Roh Nya ?  Dalam hal ini Servetus Michael tidak memahami kata persona yang dimaksud oleh Bapa Bapa Gereja yakni , persona metafisika ! Ia gagal dalam memahami bahwa Hakekat Nya, Firman Nya dan Roh Nya adalah satu substansi dam tiga persona matafisika ( bukan persona psikofisika) !

(2) Francis David ( pendiri Gereja Unitarian Transylvania )  mengatakan tidak dapat menerima konsep Trintas berdasarkan anggapannya bahwa Yesus tidak mungkin bagian dari Allah . Di sini dia salah dalam menilai konsep Trinitas . Sebab tidak ada satu konsili gereja pun yang mengajarkan bahwa sosok manusia Yesus adalah bagian dari Trinitas . Pribadi Yesus masuk dalam konsep Trintas adalah dalam kapasitasnya selaku Firman, bukan selaku manusia !

Semua orang yang pernah belajar teologi pasti tahu bahwa yang dimaksud dengan Trinitas adalah : UNA SUBTANSIA TRES PERSONAE "  ( satu subtansi dalam tiga persona ) dimana satu subtansi tersebut memungkinkan untuk memiliki persona-persona ( persona metafisika ) tanpa merusak keEsaanNya ! 

(3) Jhon Biddie :  Dalam menyerang Trintas melalui tulisannya " A confession of faith touching the Holy Trinity according to the Scriptures "  dia menggunakan  teori silogisme , yang menyatakan bahwa :  "

Premis 1 : Yang berbeda dengan Allah bukan Allah ( mayor )
Premis 2 : Roh Kudus bukan Allah ( minor )
Konklusi: Jadi Roh Kudus bukan Allah .

Di sini Jhon Biddie nampak sangat bodoh , karena membandingkan persona metafisika Allah dengan persona benda atau manusia yang berkarakter psikofisik ! Ia mulai dengan premis mayor yang salah , yang sudah langsung membuat perbedaan dengan asumsi bahwa Allah , firman Allah dan Roh Allah itu terpisah , seperti terpisahnya tiga buah benda !  .Trinitas bukan tritheis , yang berbicara mengenai persona metafisika yang memungkinkan satu subtansi sekaligus dapat memiliki persona-persona  ilahi  tanpa merusak KeEsaanNya ! Jadi kalau premis mayornya benar , bahwa hanya ada satu Allah , di mana Allah (Bapa)  , Firman Allah (Anak)  dan Roh Allah (Roh Kudus)  tidak terpisah , maka hasil konklusinya pasti benar ! 

Bukti dari Perjanjian Lama 


Ada banyak bukti dari Perjanjian Lama yang menunjukkan adanya Trinitas , Bapa , Anak dan Roh Kudus sebagai suatu kesatuan ( satu substansi ) dalam tiga pribadi (persona ) . Beberapa di antaranya adalah :

"Beresyit bara elohim et hasyamayim we et haarets ( Pada mulanya Allah menjadikan langit dan bumi ) Kejadian 1 : 1 .

Dalam teks di atas frasa kata "Allah" dalam bahasa asli (Ibrani) tertulis "elohim" , suatu kata plural (jamak) yang bersifat singular (tunggal) . Jadi teks awal dari Alkitab telah menunjukkan bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah dalam Bapa , Anak dan Roh Kudus ( jamak / tiga persona metafisika ) yakni TUHAN yang Esa ( tunggal / satu substansi ) . . Bandingkan dengan Kejadian 1 : 26 dan Kejadian 3 : 23 , pada frasa kata " Kita " . Bukankah kata " Kita" adalah kata ganti pertama jamak ?!

Bukti lain adalah ungkapan kata "Esa" dalam,  bahasa asli (Ibrani) adalah " Echad " , artinya bukan " satu mutlak" melainkan " satu kesatuan " ! Sementara untuk arti kata " satu yang benar-benar satu" , bahasa Ibraninya adalah " yachid" !
 ,
" Dengarlah hai orang Israel, TUHAN itu Allah kita , TUHAN itu Esa ." ( Ulangan 6 : 4 )

Perhatikan ! Frasa kata "Esa" dalam teks di atas , di dalam bahasa asli (Ibrani) tertulis " Echad " , artinya "satu kesatuan " , yaitu Bapa , Anak dan Roh Kudus !  Tidak digunakan kata Ibrani " Yachid" ,  sebab kata Ibrani "yachid " artinya adalah satu yang benar-benar satu , seperti satunya pohon atau satunya orang . Jadi Esa Nya Tuhan kita itu adalah Trinitas , Allah Bapa , Allah Anak dan Allah Roh Kudus , yang satu substansi dengan tiga persona.


Konklusi : 

Banyak teks di Alkitab yang mengisyaratkan tentang Trinitas atau Tritunggal , bahwa Bapa , Anak dan Roh Kudus adalah satu hakekat , yakni Allah itu sendiri ! Jadi kalau ada orang lain mengajarkan saudara tentang Trinitas yang berbeda dengan yang di dalam Alkitab , saudara harus menolaknya dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang fakta bahwa : pertama , Trinitas atau Tritunggal tidak sama dengan tritheis, di mana Trinitas bicara kesatuan dengan tiga persona ,  sementara tritheis bicara ketigaan dengan tiga persona  ! Kedua , konsep Trinitas adalah una subtansia tres personae  artinya  satu subtansi dalam tiga persona , di mana persona yang dimaksud adalah persona metafisika , bukan persona secara manusia yang psikofisik ! Sementara konsep tritheis adalah tres subtansia tres personae artinya tiga subtansi dalam tiga persona ,  dimana persona yang dimaksud adalah persona psikofisika.


"Siapa saja yang  telah melihat Aku , ia telah melihat Bapa .." ( Yohanes 14 :9 )
"Aku dan Bapa adalah satu ." ( Yohanes 10 : 30 )

Teks di atas harus kita baca dan renungkan dengan sistem persona metafisika  yang una subtansia tres personae .  Jangan dilupakan bahwa dalam Trinitas , bukan sosok manusia Yesus , bukan tubuhNya , yang masuk kedalam kesatuan Trinitas , melainkan personanya selaku Firman Allah yang adalah Roh adaNya itu !  Sebab Dia adalah Firman Allah , berarti Dia selaku Firman adalah Allah itu sendiri , sebab Allah dan Firman Allah sama-sama berasal dari alam transendental .

".. namun bagi kita hanya ada satu Allah saja , yaitu Bapa ,  yang dari Dia berasal  segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup , dan satu Tuhan saja , yaitu Yesus Kristus , yang melalui Dia segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup ." ( 1 Korintus 8 : 6 )

Lihat secara persona metafisika ! Satu subtansi mempunyai persona-perosna  yang tidak terpisah ! Bapa adalah Allah , yang menciptakan segala sesuatu dan untuk Dia kita hidup ! Anak adalah Allah yang menciptakan segala sesuatu dan untuk Dia kita hidup ! Bukankah Bapa dan Anak itu adalah satu , yakni Roh yang sama ? Yakni Roh Allah yang tidak nampak itu ?  Kalau kita pisahkan secara persona manusia , maka akan nampak janggal ! Bapa mencipta sendiri dan Anak mencipta sendiri; jadi ada dua pencipta dan dua ciptaan ! Apakah benar begitu ? Tidak !


"Sesudah dibaptis , Yesus keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasNya , lalu terdengar suara dari surga yang mengatakan :"Inilah Anakku yang terkasih, kepadaNyalah Aku berkenan ."( Matius 3 : 16 - 17 )

"Sebab ada tiga yang memberikan kesaksian di dalam surga : Bapa , Firman dan Roh kudus  dan ketiganya adalah satu .' ( 1 Yohanes 5 : 7 )  

Teks di atas bacalah secara persona metafisika , maka saudara akan dapat mengerti bahwa satu subtansi mempunyai tiga persona yang berbeda tetapi tidak terpisah , yaitu Allah , sebagai Bapa , Firman Allah sebagai Anak dan Roh Allah yang keluar dari Bapa dan Anak sebagai Roh Kudus .  Tidak ada tiga Allah di sini ; yang adalah satu Allah dengan tiga persona , yaitu HakekatNya , FirmanNya dan RohNya !  

Kiranya Bapa , Anak dan Roh Kudus , yakni Tuhan Yesus Kristus memberikan hikmat kepada kita semua , agar mengerti akan keberadaanNya yang una subtansia tres personae . Salam dari laut ! ( Capt. Yordan EP Sihombing SH.M.Ap. M.Mar. )



















Selasa, 12 Mei 2015

WASPADALAH TERHADAP AJARAN GERAKAN ZAMAN BARU (GZB) !

EKSKLUSIF UNTUK  KALANGAN SENDIRI



Apakah  Gerakan Zaman Baru (GZB) itu ?


Gerakan Zaman Baru (untuk selanjutnya disingkat GZB) terlahir pada sekitar tahun 1960 di California , Amerika Serikat dengan nama awal "American Movement " yang kemudian dalam perkembangannya lebih dikenal dengan nama " New Age Movement " ( Gerakan Zaman Baru ) . Sebenarnya , GZB ini bukan merupakan agama atau bidat suatu agama , karena gerakan ini tidak teroganinisir layaknya suatu lembaga agama atau bidat agama , tetapi ada dan hidup di tengah-tengah masyarakat dalam jubah organisasi sosial , politik , kesehatan dan lain-lain  dengan tidak menggunakan jubah GZB , dalam arti ajaran ini terselubung !


Oleh karena itu , gerakan ini sulit dideteksi dan sangat mudah menipu orang-orang percaya untuk terlibat di dalam kegiatannya ! Ajarannya yang sangat rohani , berpotensi untuk membawa orang percaya pada kesesatan modern ( modern misdirection ) dan  akhirnya meninggalkan iman Kristiani ! Di kota-kota besar seperti Jakarta , ia dapat berupa latihan kesehatan , latihan pernapasan , meditasi , pemberian motivasi dan lain sebagainya yang tidak berjubahkan agama ( salah satu contoh adalah padepokan milik Anand Khrisna ).

GZB adalah penggabungan dari agama-agama di dunia dan aliran kepercayaan kuno , terutama dari agama-agama pantheis maupun neoplatonisme ( semua benda memiliki zat ilahi ) dan agnostik ( keberadaan Tuhan tidak dapat diketahui) serta atheis ( Tuhan sejati tidak ada )  ! Karena itu di dalam ajarannya sarat dengan sinkretisme dan pluralisme ! 


Sudah banyak seminar dari kalangan Kristiani yang mengingatkan bahaya GZB ini ; akan tetapi adalah kabar yang tidak menggembirakan juga kalau ternyata ajarannya sudah merembes masuk ke dalam gereja Kristus bahkan melalui Sekolah Tinggi Teologi . Mengapa demikian ? Oleh karena ajarannya memang sangat masuk akal dan sangat rohani , apalagi jika dipandang dari sisi hubungan manusia dengan manusia yang harus saling mengasihi ! Padahal , hampir 2000 tahun yang lalu , sebagai wahyu yang berkembang , Alkitab sudah mengingatkan kita bahwa :

"Hal itu tidak usah mengherankan , sebab iblis pun menyamar menjadi Malaikat Terang , Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka ." ( 2 Korintus 11 : 14 - 15 )

Jadi , oleh karena  penyesatan  dari  GZB sama  sekali tidak  menggunakan  atribut  GZB , melainkan melalui jubah penyamaran  seperti pemberian motivasi lewat motivator ( motivation depelopment) , pelayanan sendiri kesehatan  ( self service health )  misalnya   dengan  latihan  pernapasan , tenaga dalam , yoga dan sebagainya , serta latihan   meditasi    ( meditation ) , yang  semuanya  tidak   melanggar  hukum  negara ,  maka banyak orang   modern  termasuk  orang-orang  Kristiani  yang     terperangkap   ke dalam   lingkaran  ajaran  GZB  tanpa disadarinya .


Mengapa ajaran Gerakan Zaman Baru berbahaya bagi iman Kristiani ?

Sekalipun secara kasat mata  GZB ini sangat rohani , lagi pula tidak melanggar hukum dari negara mana pun , namun ia sangat berbahaya bagi iman Kristiani . Mengapa ? Yang paling  utama , adalah bahwa  ajaran  ini tidak  membawa   nama  agama  mana pun  di  dunia ,    sehingga  orang-orang  Kristiani   sangat  gampang terperangkap karena menyangka bahwa ajarannya itu hanya bagian dari cara hidup manusia yang  universal , sebagaimana halnya mengikuti suatu partai politik , atau suatu bisnis , atau suatu arisan atau paguyuban biasa. Padahal di dalamnya sarat dengan penyesatan modern ! Dan karena sangat rohani , berpotensi besar untuk mengalihkan iman Kristiani ! Di bawah ini diuraikan secara singkat mengenai ciri-ciri ajarannya :


(1) Tentang Tuhan :   God is all and all is god ! Tuhan adalah semuanya dan semuanya adalah Tuhan ! Saudara dan saya adalah tuhan juga , tuhan bagi diri sendiri ,  sebab energi ilahi ada pada kita manusia ! Jadi manusia adalah allah itu sendiri karena merupakan bagian dari Allah yang besar yang merupakan sumber energi dalam kosmik alam jagad raya ini . Jadi yang dimaksud dengan Allah itu bukan suatu pribadi , melainkan suatu zat energi yang ada di alam semesta ini .


Jelas ini bertentangan dengan Alkitab , karena menurut Alkitab , Allah adalah suatu pribadi , bahkan tiga pribadi dalam satu hakekat , yakni Bapa , Anak dan Roh Kudus ( Kejadian 1 : 1 pada kata Ibrani "elohim" ; bandingkan dengan Matius 28 : 19.b ) Hati-hati terhadap penyesatannya , sebab Alkitab juga mengatakan kita bukannya kita lagi , melainkan Kristus yang ada di dalam kita !(Galatia 2 : 20 ) . Tetapi itu bukan berarti bahwa kita adalah  Tuhan atau Allah itu sendiri , bukan ?
 
(2)Tentang manusia : Kalau Tuhan adalah makro kosmos , maka manusia adalah mikro kosmos .  Ini berarti bahwa energi yang makro itu membuat manusia yang merupakan energi yang mikro . Dengan demikian , kisah penciptaan dalam Kejadian pasal 1 jelas tidak pernah ada ! Sebab bagaimana mungkin Allah menciptakan Allah ? Bukankah Allah adalah segalanya dan segala yang ada adalah Allah juga ?  Dari sini nampak bahwa ajaran GZB mengadopsi ajaran agama pantheis seperti Hindu , Budha , Tao dan aliran kepercayaan kuno ! 

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Sebab Alkitab berkata , hanya pada manusia diberikan roh oleh Allah , dan tidak kepada segalanya yang ada di bumi ! ( Zakaria 12 : 1 ) . Namun begitu , sekalipun kita diberi roh untuk hidup , bukan berarti roh manusia adalah roh Allah ! Demikian pula banyak teks Alkitab yang menyatakan kita adalah gambar Allah dan dibuat serupa  dengan Dia ! ( Kejadian 1 : 26 ; Roma 8 : 29 ) . Teks -teks seperti itu mudah digunakan sebagai jembatan untuk menyampaikan ajaran GZB bahwa manusia adalah Allah itu sendiri. Apalagi banyak teks Alkitab yang menyatakan bahwa kita adalah anak-anak Allah ! Teks seperti ini sangat mudah diselewengkan bahwa kita adalah tuhan bagi diri sendiri !

(3) Tentang keselamatan :  Manusia yang mikro kosmos itu adalah Tuhan itu sendiri , sehingga dengan kekuatan energi yang dimiliki , manusia tidak butuh Juruselamat , karena manusia sanggup untuk menyelamatkan dirinya sendiri ! ( ingat ajaran Pelagius ) Intinya , bagaimana mungkin Tuhan memerlukan Tuhan lain untuk menyelamatkan ? Bukankah kita adalah Tuhan juga ?

Hati-hati terhadap penyesatannya , yang mirip dengan ajaran sinergisme , bahwa manusia mempunyai andil dalam karya penyelamatan Kristus ! Manusia diselamatkan oleh perbuatan baik manusia dengan dibantu oleh rahmat Allah ! Perbedaan antara sinergisme dengan GZB adalah dalam sinergisme ada kerjasama antara manusia dengan Allah sementara dalam GZB , manusia mutlak sanggup menyelamatkan diri sedniri .  Padahal kasih-karunia berkata bahwa bahwa " By grace alone , in faith in Christ's saving work , and not because of any merit on our part , we are accpeted by God "  ( Efesus 2 : 8 - 9 ).

(4).Tentang Yesus Kristus :  Yesus itu bukan Tuhan dan bukan Juruselamat ! Ia hanya seorang manusia seperti kita yang merupakan mikro kosmos  yang sama dengan kita ! Kristus dan kita sama-sama Tuhan , oleh karena itu kita tidak membutuhkan Kristus , karena kita sanggup untuk menyelamatkan diri kita dengan energi kita masing masing . Jadi Kristus ditokohkan saja seperti halnya orang-orang besar yang lainnya yang pernah hidup , seperti Zhoroaster , Sidharta Gautama , Tao dan lain lain , sebagai guru pengajar perbuatan kasih .

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Sebab Alkitab berkata bahwa sejak jatuh dalam dosa , manusia tidak sanggup untuk menyelamatkan dirinya , sehingga memerlukan seorang Tuhan dan Penebus , yakni Kristus Yesus !  ( Yohanes 3 : 16 ) . Di mana Yesus Kristus adalah Firman yang telah turun menjadi manusia , dalam arti Yesus adalah Allah itu sendiri , Allah yang berpribadi ! ( Yohanes 1 : 1 dan 14 ).

(5) Tentang dosa :  Pada sadarnya manusia itu baik ! Yang disebut dengan dosa itu pada hakekatnya tidak ada ! Adanya kejahatan atau penyimpangan peri-laku manusia , itu bukan dosa ! Itu adalah akibat ketidak-seimbangan energi yang ada pada kita , sehingga terjadi ketidak-seimbangan peri-laku .  Karena itu tidak perlu ada pengampunan dosa , karena cukup dengan melatih energi yang ada dalam diri kita , maka ketidak-seimbangan tidak akan terjadi . 

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Sebab Alkitab berkata bahwa dosa adalah setiap pelanggaran terhadap Firman Allah ( 1 Yohanes 3 : 4 ) . Upah dosa adalah maut ( Roma 6 : 23 ) . Darah Yesus ditumpahkan untuk pengampunan dosa ( Matius 26 : 28 ) . Orang yang tidak mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan mati di dalam dosa ( Yohanes 8 : 24 ) .

(6) Tentang surga dan neraka : Karena dosa tidak ada , maka surga dan neraka pun tidak ada ! Akhir hidup setiap manusia yang merupakan tuhan-tuhan kecil itu , bukan di surga atau di neraka ! Yang terjadi adalah reinkarnasi ! Manusia yang mati akan hidup lagi dalam urutan reinkarnasi  yang merupakan suatu siklus yang terus menerus terjadi .  

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Nampak jelas ajaran ini adalah ajaran pantheis , di mana segalanya adalah roh ilahi dan semuanya akan kembali ke zat ilahi !  Padahal Alkitab mengajarkan bahwa akhir hidup manusia adalah surga atau neraka ! ( Yohanes 3 : 16 - 18 ).

(7)Tentang iblis dan malaikat : Otomatis karena surga dan neraka tidak ada , maka yang disebut iblis, setan , roh-roh jahat ,  dan malaikat pun tidak pernah ada ! Setan dan iblis tidak mengajari manusia berbuat jahat . Kejahatan terjadi karena ketidak-seimbangan energi pada diri manusia . Kebaikan juga bukan dari Tuhan , melainkan dari kesimbangan energi manusia itu sendiri yang seimbang dengan energi kosmos !

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Sebab Alkitab mengajarkan bahwa Iblis dan para pengikutnya ada dan mereka adalah Bapa segala penipu dan pembunuh manusia sejak semula  !( Yohanes 8 : 44 ).  Sementara Allah memberikan jalan kehidupan pada kita manusia untuk memperoleh hidup ! ( Yohanes 14 : 6 )

(8)Tentang kasih : Pada mulanya manusia itu baik , energinya seimbang dengan energi kosmos . Karena itu manusia harus mengasihi manusia dengan sepenuh hati , tanpa memandang bulu , agama , ras, latar-belakang dan sebagainya , karena saling-mengasihi itu adalah suatu keniscayaan , sebagai keseimbangan energi pada diri manusia 1 Bahkan kalaupun ada , kita juga harus mengasihi ilblis , Lucifer dan sebagainya ! Sebab kasih yang tidak meliputi segala hal bidang kehidupan , itu bukan kasih-namanya ! Kasih tidak boleh pilih-pilih  ! Kasih itu harus sempurna !

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Memang kita mengenal kasih yang tidak memandang bulu pada Matius 5 : 43 - 48 ,  yaitu suatu kasih yang sempurna , namun bukan berarti kitapun harus kasih terhadap iblis, setan , kejahatan dan kelaliman  ! Kasih yang kita kerjakan adalah kasih yang diajarkan oleh Alkitab , bukan sembarangan kasih !Yaitu kasih terhadap Allah dan kasih terhadap sesama manusia ( Matius 22 : 37 - 39 ).

(9) Tentang doa dan ibadah :  Manusia adalah Allah itu sendiri , sebagai mikro kosmos dari Allah yang makro-kosmos yang tidak berpribadi melainkan meliputi seluruh energi di alam semesta ini . Karena itu doa dan ibadah model agama tidak diperlukan ! Perenungan ( ekstase ) dan meditasi ( meditation) itu yang perlu dilakukan, agar energi kita senantiasa seimbang dengan energi alam-semesta !

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Karena Alkitab berkata bahwa kita harus berdoa , bahkan dengan tidak jemu-jemu ,membangun hubungan dengan Allah setiap saat sebagai ungkapan syukur dan terima-kasih kita atas segala kebaikanNya . ( Matius 26 : 41 ; Lukas 18 : 1 ) . Demikian pula ibadah adalah suatu keharusan , dalam bentuk apapun yang juga merupakan penyembahan terhadap Allah yang benar . ( Kisah Para Rasul 2 : 42; Ibrani 10 : 25   )

(10). Tentang agama :  Semua agama , termasuk Kekristenan , dan aliran kepercayaan apapun , tidak memiliki kebenaran absolut ! Semua sama saja , yakni hanya sebagai suatu jalan yang dipakai oleh manusia sebagai jembatan menuju tujuan yang sama , yaitu keseimbangan energi , sekalipun cara dan jalannya berbeda-beda ! Ini jelas bernuansa sinkretisme ( menyama-nyamakan Allah dengan yang lain ) dan pluralisme ( penggabungan semua kepercayaan ) .

Hati-hati terhadap penyesatannya ! Sebab Alkitab berkata bahwa "keselamatan hanya ada dalam Kristus Yesus Tuhan " ( Yohanes 14 : 6 ) dan Allah hanya satu dan tidak ada persamaanNya  , yaitu Allah di dalam Kristus Yesus ! ( Yesaya 46 : 5 ;1 Korintus 8 : 5 - 6 ; Markus 12 : 29 ) . 



Cara menghindari bahaya ajaran GZB :

Kita manusia , termasuk orang-orang percaya , hidup di zaman modern sekarang ini ! Sangat sulit bagi kita untuk tidak mengikuti cara hidup yang modern . Kita memiliki rumah bagus , dengan televisi bagus ! Kita memiliki labtop , ponsel , dan segala macam komunikasi elektronik yang setiap saat dengan mudah dapat kita jumpai . Di rumah , di kantor , di tempat kerja lain, di mana-mana kita menemui semua peralatan modern zaman kini ! 

Demikian pula kita hidup di tengah-tengah suatu masyarakat global dan tidak mungkin akan lari ke hutan untuk memisahkan diri ! Sah-sah saja kalau kita ikut arisan , ikut suatu paguyuban , ikut suatu organisasi atau mengikuti berbagai bentuk pelatihan kesehatan , motivasi , politik dan lain sebagainya !  Di sinilah kita sebagai orang-orang percaya harus tahu menempatkan diri !

Dengan kemajuan teknologi dalam bidang IT , maka iblis dapat menggunakan teknologi sebagai sarana untuk memasukkan ajarannya , baik secara terang-terangan maupun tersembunyi , sebagaimana halnya ajaran GZB.  Bagaimana cara kita terhindar dari bahaya ajaran-ajaran sesat yang sering-kali kita temui ?  Saudara dan saya dapat menggunakan ke 10 ciri-ciri tersebut di atas untuk menangkis serangan mereka , sekalipun masih ada ciri-ciri lain yang juga merupakan wajah dari ajaran GZB tersebut . 

Dalam suatu forum yang sengaja digelar , melalui seminar atau sharing tanya -jawab atau pemberian motivasi oleh seorang motivator , atau melalui perkumpulan pelatihan kesehatan , atau paguyuban lain atau organisasi apapun , saudara dan saya harus extra hati-hati ! Jikalau inti dari yang dibicarakan menyimpang dari iman Kristiani , kita tidak perlu masuk dalam perdebatan , karena tidak akan ada gunanya , sebagaimana pesan Alkitab di bawah ini :

"Ajarkanlah dan nasehatkanlah semuanya ini . Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat - yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus - dan tidak menurut ajaran  yang sesuai dengan ibadah kita ; ia berlagak tahu  padahal tidak tahu apa-apa . Penyakitnya , ialah mencari-cari soal dan bersilat kata.... " ( 1 Timotius 6 : 2.b - 4.a ).

Makin kurang pengetahuan anda dan saya dalam ilmu pengetahuan global yang canggih , makin kalah kita  dalam perdebatan ! Maka dengan sangat mudah mereka menelan kita , seperti ular anakonda menelan mangsanya ! Kuncinya , pegang erat-erat firman Tuhan yang selama ini anda dan saya percayai !



Konklusi :

Kita harus jeli melihat perubahan dunia ! Ilmu pengetahuan tidak bersalah ! Allah juga yang memberi manusia pengetahuan untuk kemajuan dunia ! Akan tetapi di-tengah-tengah kemajuan dunia ini , iblis pun tidak tinggal jalan di tempat , iapun bergerak maju seiring dengan kemajuan zaman . Ia mempengaruhi iman Kristiani dari berbagai arah penjuru mata angin , dalam arti dari arah mana pun dan dengan cara apapun ! 

Seperti telah dikatakan di atas bahwa GZB telah merembes kemana-mana termasuk ke dalam iman orang-orang percaya , melalui banyak media, bahkan merembes masuk ke dalam gereja dan sekolah-sekolah teologi ! Entah apa dan bagaimana maksudnya ,  yang jelas ajaran GZB ini berbahaya bagi iman kita  dan berpotensi membawa kita keluar dari iman Kristiani . Orang yang kurang dalam pengetahuan AlkitabNya dan ditambah lagi kurang pengetahuan akan ilmu pengetahuan modern , akan mudah terpengaruh oleh ajarannya . 

Mereka tidak akan membawa saudara dan saya kepada ciri-ciri tersebut di atas, melainkan melalui perenungan dan meditasi yang diarahkan , sebagai methoda pengajaran mereka , maka pelan-pelan kita akan seperti terhinoptis dan terperangkap ke dalam lingkarannya  dan sulit untuk keluar ! Karena begitu hebat cara mereka dalam mengarahkan melalui ilmu pengetahuan modern yang sering-kali juga kita aminkan , maka kita berhasil untuk dijinakkan ! Padahal selain GZB , banyak juga aliran lain yang berdasarkan ilmu pengetahuan menciptakan skeptisme pada orang-orang percaya , seperti halnya Christian Science , Modern Theology  ( Lyberal Theology ) , Theosophy , dan lain sebagainya . Untuk itu , ingatlah selalu akan nasehat Alkitab di bawah ini :

"...Hindarilah omongan yang kosong dan tidak suci dan pertentangan pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan , karena ada beberapa orang yang mengajarkannya dan dengan demikian telah menyimpang dari iman ..." ( 1 Timotius 6 : 20 - 21 )

Satu hal yang paling penting yang harus saudara ingat berdasarkan kaidah bahasa yang benar , yakni kalau dikatakan bahwa " Iblis menyamar menjadi Malaikat Terang " ,  itu berarti bahwa di dalam penyamarannya , iblis akan menggunakan jubah dan atribut Malaikat Terang ! Tidak mungkin dalam penyamarannya , iblis menggunakan jubah dan atribut Iblis ! Itu bukan penyamaran namanya ! Suatu penyamaran , harus menggunakan jubah dan atribut yang disamarkan , agar orang tertipu , seperti pesan firman Tuhan berikut ini :

" Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba , tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas ." ( Matius 7 : 15 )

Frasa kata " nabi-nabi palsu " dalam teks di atas mengandung makna tentang "pembicara-pembicara yang berbicara atas nama Tuhan " ! Otomatis perkataan mereka indah , masuk akal , sangat rasional dan sama-sekali tidak jahat  ; padahal itu cuma bungkusnya ! Di dalamnya terdapat serigala buas yang membinasakan !  Kiranya Tuhan Yesus menyertai kita sampai hari Maranatha ! 
Tuhan Yesus memberkati kita ! Salam dari laut ! ( capt. Yordan EP Sihombing SH.M.Ap. M.Mar )






Senin, 13 April 2015

MENGAPA DOA-DOA SAYA TIDAK DIJAWAB ?

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI



Batasan dari doa :


Doa adalah napas hidup Kristiani ! Di dalam doa , kita menaikkan puji syukur kepada Tuhan Yesus atas segala kasih-karuniaNya yang telah dilimpahkan kepada kita , lewat kematian dan kebangkitanNya ! Di dalam kematian dan kebangkitanNya itu seluruh apa yang kita perlukan sudah kita peroleh, yaitu keselamatan kekal dan hal-hal yang menyangkut kehidupan kita di dunia . Ketika kita menerima Kristus selaku Tuhan dan Juruselamat , kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup ! ( Yohanes 5 : 24 )

"Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya , maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu ( Matius 6 : 33 )
"Jikalau kamu tinggal di dalam Aku  dan firmanKu tinggal di dalam kamu , mintalah apa yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya ." (Yohanes 15 : 7 )

Kedua teks Alkitab di atas sesungguhnya mengandung makna yang sama ! Yaitu , kita sedang berbicara mengenai doa Kristiani , :doa dari orang-orang benar , yaitu kita ! Mengapa kita dikatakan sebagai orang benar ? Karena semenjak Kristus mati dan bangkit, kita yang percaya pada karya penyelamatanNya itu , diubah dari tidak benar, tidak kudus dan tidak sempurna, menjadi dibenarkan, dikuduskan dan disempurnakan , selamanya ! ( Roma 3 : 24 ; Ibrani 10 : 10 dan 14 ).  Maka  teks di atas mengandung makna bahwa setiap orang yang telah menerima Kristus ,  semua  keperluan dan kebutuhan hidupnya di dunia , dijamin ! Ranting yang lepas dari pokok anggur , berarti lepas dari Kristus ! (Yohanes 15 : 6 ).

Dengan pemahaman seperti itu , kelihatannya memang kita tidak perlu lagi meminta sesuatu dalam doa , karena segala keperluan dan kebutuhan kita , tanpa kita mintapun , Dia akan memberikannya ! Mengapa begitu ? Karena ranting pohon pasti hidup dari pohonnya ! Tetapi Tuhan menginginkan adanya komunikasi antara Dia dengan kita , sehingga terjadilah hubungan yang disebut sebagai doa ! Pertanyaannya adalah :" Apakah sifat dari doa itu monolog ( satu arah ) ataukah dialog ( komunikasi dua arah ) ? Tentu saja sebagai suatu bentuk komunikasi , maka sifat doa adalah dialog , sebab ketika kita berdoa terdapat komunikasi antara kita dengan Tuhan !

Doa yang bersifat ritual , hanya karena sekedar melaksanakan tata-cara ibadah , melahirkan hal yang agamawi ! Yesus sudah merobek sifat agamawi itu dengan merobek tirai Bait Allah pada hari Dia tergantung di kayu salib ! Jadi ketika kita berdoa , apakah hanya oleh karena meniru  aturan suatu agama ?  Atau sebagai orang percaya yang telah dibeli Kristus dengan darahNya ?  Marilah kita berdoa sebagai orang percaya yang telah menerima apa yang dikerjakan Yesus di kayu salib , bukan seperti  kewajiban suatu agama , melainkan karena kita mau dan ingin melakukannya berdasarkan kasih-karuniaNya .


Mengapa doa saya tidak dijawab ?

Pada suatu hari saya diminta untuk konseling kepada seorang pemuda yang mengatakan bahwa doa-doanya tidak dijawab . Pemuda itu bertanya :" Mengapa doa saya tidak dijawab ? Apakah karena saya banyak dosa atau bagaimana ?" Saya menyahut :" Siapa yang mengatakan begitu ?|" . Pemuda itu melanjutkan, katanya :" Pendeta saya mengatakan bahwa saya harus bertobat , bersih dari dosa , supaya doa saya dijawab oleh Tuhan ." . Saya lalu menjelaskan :" Bahwa semenjak kematian dan kebangkitan Kristus , kita tidak terikat pada aturan agamawi, melainkan tergantung sepenuhnya pada kasih-karuniaNya yang gratis itu ! Sama dengan keselamatan kita yang tanpa syarat , demikian juga semua janji Tuhan dalam Alkitab adalah non conditional (tanpa syarat) !

"Kalau Ia datang ,  Ia akan mengingatkan dunia akan dosa , kebenaran , dan penghakiman  ; akan dosa , karena mereka  tetap tidak percaya kepadaKu ; akan kebenaran  ,karena Aku pergi ke pada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi ; akan penghakiman , karena dunia ini telah dihukum ." ( Yohanes 16 : 8 - 11)

Roh Kudus mengingatkan kita tentang 3 (tiga) hal , yaitu (1). orang-orang yang tetap tidak percaya , mereka hidup dalam keadaan tetap berdosa ;  (2) kepada orang-orang percaya , Roh Kudus berkata :" kamu adalah orang-orang benar karena kebenaran Kristus dan (3) dunia ini sudah berada di bawah hukuman dan nanti pasti dihakimi !  Jadi adalah keliru besar kalau orang-orang percaya dikatakan, didakwa dan diancam sebagai orang berdosa ! Kalau kita tetap berdosa , hanya satu penyebabnya, yaitu karya salib Kristus gagal ! Apakah demikian ? ( bandingkan dengan 1 Yohanes 3 : 6 ). Tidak mungkin !


Kenapa janji Tuhan bagi kita tidak lagi bersyarat ? Sebab kita tidak hidup di bawah hukum Torat yang menuntut ketaatan sebagai suatu syarat , dengan dakwaan dan ancaman kutuk . Bukankah kutuk sudah dicabut oleh Kristus di kayu salib ? ( Galatia 3 : 13 ) . Bukankah itu berarti hilang pula segala syarat ? Bukankah oleh darahNya kita sudah dibenarkan , dikuduskan dan disempurnakan ? Bukankah dengan demikian kita sudah dianggap memenuhi syarat ketaatan ketika Kristus memikul ketidak-taatan kita di kayu salib ? ( 2 Korintus 5 : 21 ).  Buat apa lagi ada syarat seperti yang terjadi pada sifat agamawi , termasuk agama Yahudi sampai sekarang ?

"Kamu juga, meskipun dahulu kamu mati oleh karena pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah , telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita , dengan menghapuskan surat hutang yang dengan ketentuan ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita.  Dan itu ditiadakanNya dengan  memakukannya pada  kayu salib ." ( Kolose 2 : 13 - 14 ) 

Dahulu kita mati dalam pelanggaran kita karena tidak taat ! Justru Tuhan Yesus menghapuskan pelanggaran kita ketika kita masih berdosa , bukan menunggu kita untuk kudus dulu ! Setelah kita dibeli dengan darahNya menjadi umat tebusanNya , seluruh hutang hukum Torat yang mendakwa dan mengancam kita , sudah tidak berlaku lagi ! Sebab segala syarat hukum yang dipersyaratkan , yang mendakwa dan mengancam  sudah dipaku pada kayu salib !


 Lalu mengapa ketentuan syarat itu masih melekat pada agama Yahudi ? Sebab mereka berpegang pada hukum Torat dan tidak menerima Kristus sebagai penebus dan Juruselamat ! Jadi orang , siapapun dia yang menentukan adanya syarat dalam permohonan doa kita , secara sengaja atau tidak , ia telah membawa kita kembali ke hukum Torat yang legalistik, yang kerjanya mendakwa dan mengancam  !

Setiap doa orang yang benar ( dibenarkan dalam Kristus Yesus ) , pasti dijawab ! Tidak ada doa yang baik dari kita sebagai orang percaya , tidak didengarkan dan tidak dijawab . Hanya ada  3 (tiga)  penyebab mengapa doa kita tidak dijawab , yaitu , doa untuk hal yang dipandang oleh Tuhan tidak baik  dan kurangnya iman percaya pada waktu berdoa serta intimidasi iblis yang mengatakan kata-katanya pada pikiran kita " Dia tidak mau menjawab doamu ! " Hanya itu ! Selama permintaan kita adalah hal yang baik , dan didoakan dengan penuh kepercayaan , serta jangan mendengar intimidasi iblis ,  pasti dijawab .

"..Kamu tidak memperoleh apa-apa karena kamu tidak berdoa . Atau kamu berdoa juga  tetapi kamu tidak menerima apa-apa karena kamu salah berdoa , sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk  memuaskan hawa nafsumu ." ( Yakobus 4 : 2b - 3 )

Teks di atas mengandung makna bahwa untuk menerima apa yang baik , kita harus berdoa ! Tetapi kalau yang kita minta itu sesuatu yang buruk , kita tidak akan menerimanya .  Misalnya , kita berdoa supaya tetangga sebelah rumah yang pernah menyakiti kita , disambar petir ! Doa seperti ini pasti tidak dijawab ! Tetapi kalau kita berdoa supaya mendapatkan pekerjaan yang baik sebagai bapak atau suami yang bertanggung-jawab terhadap keluarga , sudah barang tentu dijawab !

"Kemudian murid murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia , bertanyalah mereka :" Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu ? Ia berkata kepada mereka :" Karena kamu kurang percaya ...( Matius 17 : 19 )

Jadi sebetulnya tidak ada doa kita yang tidak dijawab , sepanjang permintaan kita baik dan kita penuh dengan kepercayaan akan Kemaha-KuasaanNya !  Jika kita kurang percaya , atau hampir percaya atau sedikit lagi percaya , itu berarti kita tidak percaya ; maka hasilnya ? Doa kita tidak dijawab ! Murid murid Yesus selalu bersama Yesus dan tidak ada catatan bahwa Petrus berkelakuan buruk . Tetapi pada hari dia harus menggunakan imannya , dia gagal ! Dia tidak dapat berjalan di atas air ; mengapa ? Karena dia kurang percaya , dan bukan karena kelakuannya buruk . Sekalipun kelakuan kita sangat baik , pada hari kita harus menggunakan iman , maka resikonya adalah gagal , jika kita kurang percaya !

"Segera Yesus mengulurkan tanganNya  memegang dia dan berkata :"  Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang ?" ( Matius 14 : 31 )

Jadi di dalam kasih karunia Kristus , sesungguhnya segala doa kita yang baik pasti dijawab . Tidak dijawabnya doa kita bukan karena kita dianggap berdosa atau tidak taat  ! Bukan ! Sebab semenjak kematian dan kebangkitanNya , kita ini sudah menjadi orang benar dan taat di hadapan Bapa , karena kebenaran dan ketaatan Kristus , bukan karena kebenaran dan ketaatan kita !  Seperti telah dikatakan di atas, penyebab doa kita tidak dijawab hanyalah (1) kita salah berdoa , meminta sesuatu yang tidak baik dan (2) kita kurang percaya pada Kemaha KuasaanNya, serta kita mau mendengar intimidasi iblis yang mengatakan :" Dia tidak mau menolong kamu ! "

"Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus dan sambil berlutut di hadapanNya ia memohon bantuanNya, katanya :" Kalau Engkau mau, Engkau dapat menyembuhkan aku ."  Lalu tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan. Ia mengulurkan tanganNya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya :" Aku mau , jadilah engkau tahir ." ( Markus 1 : 40 - 41 )

Perhatikan ! Kita sering-kali seperti orang sakit kusta tersebut di atas . Kita percaya bahwa Tuhan Yesus sangat berkuasa ! Tetapi, seperti orang yang sakit kusta itu , sering kali kita ragu-ragu , apakah Dia mau menolong saya ? Saya orang yang banyak berdosa ! Masakan Ia mau ?  Itu semua intimidasi iblis ! Jangan didengarkan , karena Tuhan Yesus itu penuh belas kasihan dan "mau memberikan pertolongan " yang kita butuhkan ! Percayalah , bahwa Dia mau !


Namun pernah juga saya mendengar seorang pembicara berkata :" Saudara jangan cuma minta-minta saja ! Minta ! Dan minta terus ! Saudara harus mengoreksi diri , apa yang sudah saudara perbuatan untuk Tuhan dan jangan menuntut apa yang harus Tuhan perbuat pada saudara ! " Celaka ! Pembicara itu sudah menggunakan kata-kata dunia yang tidak ada di dalam Alkitab :" Jangan tanya apa yang diperbuat negara kepada kamu , tetapi tanyakan dirimu , apa yang sudah kamu perbuat untuk negara !"

Celaka duabelas ! Kata-kata filsafat dunia masuk ke dalam firman Tuhan ! Padahal , jikalau saudara mencermati Alkitab , maka yang menyuruh kita meminta dengan kata :" Mintalah ! Mintalah ! Kalau kamu meminta ! Mintalah maka akan diberi ! ; bukankah itu yang menyuruh "minta" adalah Tuhan sendiri ? Bukankah itu adalah firmanNya ? Bukankah kalau kita meminta , itu artinya kita menjadi pelaku firmanNya itu ?  Bukankah dengan perintah "mintalah" itu , Ia sedang mengukur seberapa besar kadar percaya kita ?


Bagaimana supaya doa saya  dijawab?

Selanjutnya pemuda  tersebut di atas bertanya :" Bagaimana caranya supaya doa saya dijawab ?" Saya katakan kepada dia bahwa tidak ada syarat supaya doa kita dijawab . Syarat syarat itu sudah dipaku dikayu salib oleh Kristus . Jadi berhentilah menyalahkan diri sendiri atau orang lain . Percayalah bahwa Tuhan Yesus sangat mengasihi, mencintai , menyayangi dan menyukai kamu ,  . Jadi supaya doamu dijawab , periksalah apakah doamu itu tentang hal yang baik ? Kemudian tanyakanlah dirimu apakah kamu penuh dengan percaya pada kuasaNya ? Dan terakhir , percayalah bahwa "Dia mau menolong " . Kalau itu sudah kamu miliki , doamu pasti dijawab ! "

"Apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan , kamu akan menerimanya ." ( Matius 21 : 22 )

Janji Tuhan Yesus di atas sifatnya non conditional , tidak bersyarat ! Jangan ditambah-tambahi supaya bersyarat ! Apa saja yang kita minta tentang sesuatu yang baik , dengan penuh kepercayaan padaNya , doa kita itu pasti dijawab ! Itu arti teks di atas ! Tanpa syarat ! Kecuali minta yang baik dan percaya penuh bahwa Ia berkuasa dan bahwa Ia mau  ! Ketika Tuhan Yesus mengucapkan janjiNya itu , Ia tidak dapat berbohong ! Namun ada orang yang kadang-kala melemahkan iman kita dengan membenturkan janji-janji Tuhan dengan ditolakNya permintaan Paulus berikut ini :

"Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan supaya utusan iblis itu mundur dari hadapanku . Tetapi jawab Tuhan kepadaku :" Cukuplah kasih-karuniaKu bagimu . , sebab jutru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna ..." ( 2 Korintus 12 : 8 - 9 )

Tek di atas tidak bisa dijadikan bukti bahwa tidak semua doa kita yang baik , dijawab ! Nyatanya , doa Paulus tidak dijawab alias ditolak ! Memang benar permintaan Paulus ditolak karena tidak memenuhi salah satu standar . Betul dia percaya penuh pada Tuhan Yesus , tetapi apa yang dimintanya adalah sesuatu yang jelas tidak baik !  Apa buktinya ? Bukankah Tuhan Yesus berjanji apa saja yang kita minta dalam doa dengan penuh kepercayaan , kepadaNya dan di dalam namaNya , pasti akan kita terima ? ( Band. Yohanes 14 : 14 ) . Kalau teks di atas dikatakan bahwa doa yang baik ditolak juga oleh Tuhan , bukankah teks yang lain menjadi korban , gugur berantakan , sehingga seakan-akan Tuhan Yesus pembohong ?

Banyak teolog bersilang pendapat mengenai "duri dalam daging" nya Paulus ini !( 2 Korintus 12 : 7 )  Apa kira-kira yang dimintanya ? Kalau dia sakit dan minta disembuhkan , pasti disembuhkan karena kutuk penyakit sudah ditebus di kayu salib !. Kalau dia minta hikmat , tentu akan diberi karena Tuhan juga berjanji akan memberikan hikmat !  Yang jelas ada sesuatu yang salah dalam permintaannya itu sehingga ditolak oleh Tuhan Yesus !

 Lebih jelas lagi , dari jawaban Tuhan Yesus tentang "justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna " , bahwa apa yang diminta oleh Paulus adalah agar dia jangan punya kelemahan !  Dalam pandangan Tuhan , permintaan ini salah , karena justru kalau kita masih punya nature manusia yang lemah dengan tabiat dosa kita (sarkos, Yunani ) , kasih karuniaNya dalam kuasa pengampunanNya menjadi sempurna ! Frasa kata "justru" dalam kaidah bahasa yang benar , selalu menyatakan apa yang menjadi lawan dari hal yang dibicarakan .

Tuhan Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan kita , justru ketika kita masih berdosa ; artinya kita tidak disuruh suci dulu , baru kemudian dia datang menyelamatkan kita ! Demikian juga dengan doa-doa kita , tidak mungkin akan ditolaknya dengan syarat bahwa kita harus suci dulu baru dijawab , tidak ! Mengapa ? Karena kita memang sudah disucikan oleh darahNya justru ketika kita masih berdosa !  Karena itu , dalam setiap doa-doa kita , yang di lihat Tuhan bukanlah perbuatan baik kita , oh bukan ! Tetapi seberapa besar kadar percaya kita !  Inilah kasih karunia !

" Yesus menjawab mereka ;" Percayalah kepada Allah . Sesungguhnya Aku berkata kepadamu : Siapapun yang berkata kepada gunung ini :"Terangkatlah dan terbuanglah ke laut  ! Asal tidak bimbang hatinya , tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi , maka hal itu akan terjadi baginya ." ( Markus 11 : 22 - 23 )

Teks di atas mengajarkan kita untuk memiliki kadar iman yang besar ! Sebab ketika kita berdoa meminta sesuatu , yang dilihat oleh Tuhan adalah seberapa besar kadar percaya kita ! Abraham juga memperoleh janji  Tuhan , karena percayanya ! ( Kejadian 15 : 5 - 6 ) . Ishak menerima janji Tuhan , juga karena ia percaya ( Kejadian 26 : 2 - 3 bandingkan dengan ayat 12 - 13 ) . Ingat Abraham dan Ishak hidup pada zaman jauh sebelum adanya hukum Torat .

Bahkan pada masa hukum Toratpun , seberapa besar kadar percaya seseorang , diperhitungkan oleh Tuhan ! Lihat Daud yang sangat dikasihi , hidup dari percayanya , sampai ia menjadi tokoh dalam Perjanjian Lama , di mana ceritera tentang Daud menempati tidak kurang dari 64 pasal ditambah 59 referensi dalam Perjanjian Baru ! Lihat Yosafat dan Hizkia , raja Yehuda , hidup di dalam percayanya kepada Tuhan ! Lihat Petrus ; sekalipun ia pernah menyangkal Yesus selama tiga kali , dengan memiliki kadar percaya yang besar , ia menyembuhkan orang sakit bahkan menghidupkan Dorkas yang sudah mati ( Kisah Para Rasul 9 : 32 - 42 )


Konklusi:

Jadi teranglah bahwa doa orang percaya yang didasari pada permintaan yang dipandang Tuhan adalah baik , dan berdasarkan kadar percaya yang besar akan semua janji Tuhan Yesus , pasti akan dijawab , karena Ia penuh belas-kasihan dan mau menolong ! Tidak ada doa orang percaya yang tidak dijawab ! Sebab jika tidak dijawab , itu berarti Tuhan Yesus berbohong pada setiap janjiNya ! Apakah demikian ? Tidak ! Tuhan Yesus tidak dapat berbohong , sebab firman Tuhan mengatakan sebagai berikut :

"Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah ; dari mulutKu telah keluar kebenaran , suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali ...." ( Yesaya 45 : 23.a )
"Sesungguhnya Akulah TUHAN , Allah segala mahluk ; adakah sesuatu apapun yang mustahil untukKu ? "( Yeremia 32 : 27 )

Tesk di atas menggambarkan bahwa Tuhan tidak dapat berbohong , sebab kalau Dia berbohong , Ia menyangkali firmanNya sendiri ! Dan itu tidak mungkin , sebab ia adalah Tuhan ! Di bawah sumpah Ia mengucapkannya , sehingga menjadi jaminan bagi kita orang percaya . Bagi Dia tidak ada yang sukar , mengapa kita harus bimbang ?  Kesuka-citaan terbesar dari Tuhan Yesus adalah kalau kita sangat mempercayai dan mengandalkan Dia ! Suka-cita terbesar bagi Tuhan adalah kalau kita meminta kepadaNya, karena memang Ia ingin dan mau memberi kepada kita !  Apakah saudara sebagai seorang ayah , tidak akan berbahagia dan bersuka-cita jika dapat memberikan sesuatu yang diminta oleh anak saudara ?!

Bagi Tuhan Yesus memang tidak ada yang mustahil , karena Dia Tuhan ! Bagi manusia bisa mustahil , tetapi lihat , manusia yang mana ? Sebab Tuhan Yesus sendiri yang mengatakan bahwa bagi manusia yang percaya kepadaNya , tidak ada yang mustahil ! Artinya tidak mustahil bagi Tuhan , tidak mustahil juga bagi kita yang percaya .

"... panta dunata to pisteuonti (. .Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya )
Markus 9 : 23 dari Greek Modern Text Terjemahan LAI 1987
"Karena itu Aku berkata kepadamu :"Apa saja yang kamu doakan dan minta , percayalah bahwa kamu sudah menerimanya , maka hal itu akan diberikan kepadamu ." ( Markus 11 : 24 )

Naskah Yunani menuliskan "panta dunata to pisteuonti " yang artinya "Segala sesuatu mungkin bagi orang yang percaya ."  dalam arti , tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya ! Karena itu , saudara-saudaraku , doa kita pasti dijawab oleh Tuhan Yesus , sepanjang (1)  apa yang kita minta adalah hal yang baik , misalnya minta pekerjaan yang baik , minta supaya anak bisa bersekolah dengan baik , minta supaya mempunyai kesehatan yang baik , minta ujian sekolah lulus dengan baik , minta usaha bisnis berjalan dengan baik dan minta supaya bisa membayar hutang , bisa mendapat kenaikan gaji dan lain lain yang baik dan (2) kita memiliki iman percaya yang penuh mengenai kekuasaanNya  serta (3) kita percaya bahwa selain berkuasa , Dia mau menolong kita !

Percayalah bahwa kita sudah menerima apa yang kita minta , walaupun secara kasat mata belum ! Masalahnya adalah Devine timing , masalah waktu Tuhan ! Tuhan punya waktu untuk mengabulkan doa saudara ; karena itu jangan jemu-jemu berdoa seperti ajaran Tuhan Yesus pada Lukas 18 : 1 - 8 . Tuhan Yesus memberkati kita pasti ! Salam dari laut ! ( Capt. Yordan EP Sihombing SH.M.Ap.M.Mar )

Minggu, 05 April 2015

KEBANGKITAN KRISTUS MEMBUKTIKAN BAHWA IA ADALAH TUHAN !

EKSKLUSIF UNTUK KALANGAN SENDIRI



Apakah benar Kristus bangkit dari kematian ?


Selama hampir 2000 tahun setelah kematian Yesus di kayu salib, tidak putus-putusnya manusia membicarakan kematianNya itu . Begitu pula ketika Ia bangkit dari kematian , tidak putus-putusnya cerita tentang kebangkitanNya dibicarakan orang, baik secara lisan maupun tulisan . Terus terang harus saya katakan bahwa tidak ada buku yang dicetak sebanyak buku tentang Yesus . Semuanya dengan cara pandang  yang berbeda ! Ada yang percaya , ada yang tidak percaya dan ada pula yang skeptis .

 Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa saksi mata kematianNya dan kebangkitanNya itu cukup banyak , sehingga bagi jemaat Kristen mula-mula , hal itu tidak menjadi suatu pertanyaan atau perdebatan . Mengapa ? Karena jarak waktu antara kejadian itu dengan hidup mereka sangat dekat ,  bahkan  ketika jemaat mula mula terbentuk , banyak yang masih hidup dan menjadi saksi di hari kejadian itu berlangsung  , sebagaimana catatan teks Alkitab di bawah ini :

"Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari limaratus saudara sekaligus ; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal ." ( 1 Korintus 15 : 6 Terjemahan LAI 2002 )

Jika kesaksian Rasul Paulus di atas adalah suatu kebohongan , bukankah pada waktu itu juga seluruh jemaat di Korintus akan menolakNya ? Bukankah pada saat itu juga , seluruh orang akan mengatakan bahwa dia seorang penipu ? Bukankah resikonya dia akan dilempari batu , kalau perlu sampai mati ? Tetapi , secara historis , hal itu tidak pernah terjadi ! Dalam arti , apa yang diucapkan oleh rasul Paulus itu adalah fakta ! Mengapa begitu ? Karena pada masa itu , kebangkitan Kristus adalah suatu kejadian nyata yang baru saja terjadi . Jarak waktunya relatif sangat dekat dengan kejadiannya  dan masih banyak saksi mata yang hidup.

Namun untuk orang-orang yang hidup jauh bahkan sangat jauh dari waktu  kejadian tersebut berlangsung, tentulah bertanya-tanya dalam hatinya :" Apakah benar hal itu terjadi ?" Jangankan orang di luar Kekristenan , orang-orang yang berada di dalam Kekristenan sendiri banyak yang menjadi skeptis  !  . Dalam blog saya solafide-solagracia.blogspot.com di bawah judul " Kutuk sudah dicabut di salib Kristus "  telah dijelaskan bahwa kematian Kristus di kayu salib bukan saja sekedar iman , namun juga sebuah fakta historis yang benar-benar terjadi di muka bumi ini . Apakah demikian juga dengan kebangkitanNya ?

Sebagaimana kita mengetahui keempat Injil Kanonik menuliskan hal yang sama mengenai kebangkitan Kristus , yaitu kubur yang kosong ! ( Matius 28 : 6 ;  Markus 16 : 6 ;  Lukas 24 : 6 ; Yohanes 20 : 2 ) . Berdasarkan kubur yang kosong inilah para pakar yang skeptis membuat pertanyaan : (1) Apakah musuh-musuhnya memindahkan mayatNya ? (2) Apakah para muridNya mencuri mayatNya ?   dan (3) Apakah Yesus benar-benar bangkit dari kematian ?

Di samping ketiga kemungkinan tersebut di atas, kelompok yang bukan skeptis , melainkan benar-benar tidak percaya menciptakan teori-teori untuk menolak fakta kebangkitan Kristus . Teori teori tersebut antara lain  (1) Teori Venturini . yang mengatakan bahwa Yesus hanya pingsan dan setelah sadar, melarikan diri ke India dan beranak-cucu di sana . (2) Teori pelenyapan , atau teori mesin Allah ( Deux ex machina ) yang mengatakan bahwa sebenarnya Yesus tidak pernah disalibkan , orang lain yang disalibkan sebagai pengganti Yesus ; jadi cerita kebangkitan itu tidak pernah ada  ,  (3) Teori halusinasi , yang mengatakan bahwa para murid dan pengikutNya  hanya berhalusinasi tentang kebangkitan itu , dan (4) teori mithos yang mengatakan bahwa kisah kebangkitan itu hanya mithos , meniru-niru mithos dewa-dewa Horus , Isis , Attis dan lain lain ! 


Bukti dari luar Alkitab:

Keempat  teori dari kelompok yang tidak percaya , baik teori Venturini , teori deux ex machina , teori halusinasi dan teori mithos , dalam waktu singkat gugur berantakan karena tidak didukung bukti historis yang kuat , dan mudah sekali dipatahkan ! Khusus untuk teori halusinasi , menurut pakar psikologi  Gary Collins   tidak mungkin ratusan orang pada saat yang sama berhalusinasi melihat Yesus yang bangkit ! Demikian pula dengan teori mithos , di mana suatu mithos adalah hanya sebuah dongeng, sementara kematian dan kebangkitan Kristus disaksikan oleh banyak orang sebagai suatu peristiwa nyata di muka bumi . Suatu misthos tidak dapat mempunyai dampak pada sejarah manusia , namun kebangkitan Kristus memberi dampak besar pada sejarah manusia !


 Sekarang tinggallah dua pertanyaan , apakah musuh-musuhNya memindahkan  mayatNya , ataukah para muridNya mencuri mayatNya ?  Jika musuh-musuh Yesus memindahkan mayatnya , mengapa mayat itu tidak ditunjukkan dan diusung berkeliling kota Yerusalem , untuk mematahkan khotbah Petrus pada hari Pentakosta di depan ribuan orang , bahwa Kristus telah bangkit dari kematian ?  Perhatikan khotbah Petrus berikut ini :

"Dia yang diserahkan  Allah menurut maksud dan rencanaNya , telah kamu salibkan dan kamu bunuh melalui tangan bangsa-bangsa durhaka . Tetapi Allah membangkitkan  Dia setelah melepaskan Dia dari sengsara maut , karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu ." ( Kisah Para Rasul 2 : 23 - 24 Terjemahan LAI 2002 )

Seandainya mayat dipindahkan oleh para musuhNya , yaitu Mahkamah Agama Yahudi dan pemerintah Romawi , bukankah  dengan sangat mudah mayat itu diusung berkeliling kota Yerusalem untuk menggugurkan kebohongan Petrus tentang kebangkitan itu !? Dan akibatnya, Petrus dan kawan-kawanNya akan dilempari batu sampai mati karena dustanya . Dan ini tidak pernah terjadi ! Dengan demikian , pertanyaan :" Apakah musuh-musuhNya memindahkan mayatNya , sudah tidak relevan lagi ! Tidak perlu kita pikirkan lagi !


Pertanyaan :" Apakah mayat Yesus dicuri oleh murid-muridNya ?  , jawabannya adalah tidak mungkin , mengingat penjagaan yang ketat pada sekitar makam Yesus ! ( band. Matius 27 : 65 - 66 ). Tidaklah mungkin orang orang Galilea yang sederhana itu dapat menghadapi penjagaan dari pasukan Romawi yang terlatih ! Lagi pula setelah penyaliban itu , semua murid dalam rasa kecewa yang luar biasa , tercerai berai dan kehilangan harapan , sehingga tidak punya keberanian untuk melakukan hal yang beresiko berat untuk mencuri mayat Yesus ! Mereka sudah menjadi pengecut dan melarikan diri  !( band. Matius 26 : 56 ; Markus 14 : 50 ) .

Keberatan yang lain adalah , tidak mungkin suatu pencurian tidak akan terbongkar setelah melewati masa hampir 2000 tahun ! Seandainya pencurian itu terbongkar , bukankah sudah sejak lama penemuan fakta pencurian mayat Yesus oleh murid-muridNya itu , telah  menjungkir-balikkan Kekristenan ?  Tetapi itu tidak pernah terjadi ! Berarti pertanyaan : "Apakah para muridNya mencuri mayatNya , sudah tidak relevan lagi !

Sementara itu , sejarahwan abad pertama Masehi , Flavius Josephus dalam Jewish Antiquities pada bagian Testimonium Flavianum , juga mencatat kematian , dan kebangkitan Kristus , sekalipun ia bukan Kristen dan tidak punya sangkut paut dengan Kekristenan ! Oleh karena itu , satu-satunya kemungkinan hanyalah bahwa Yesus benar benar bangkit dari kematian ! Teori Venturni nol besar ! Teori mesin Allah , deux ex machina , lebih konyol lagi ! Teori halusinasi sama sekali tidak berbobot ! Dan teori mithos , hanya bisa dipercaya oleh orang-orang bodoh !


Bukti dari dalam Alkitab :

Satu-satunya bukti dari pihak lawan Kekristenan pada masa itu , yaitu Mahkamah Agama Yahudi dan para pengikutnya serta pemerintah Romawi , untuk merontokkan Kekristenan , adalah dengan jalan menemukan dan menunjukkan mayat Yesus , untuk menjungkir-balikkan tentang kisah kubur yang kosong ! Tetapi sejarah mencatat, hal itu tidak pernah terjadi .  Bualan terkini yang kita dengar adalah Buku " The Jesus Dynasty "(2007 )  karangan James Tabor , yang mengatakan telah menemukan osuarium tulang-tulang Yesus dalam penggaliannya di Yerusalem !  Tetapi seluruh teorinya menjadi basi tak berguna , ketika Profesor Graig A Evans membantah tulisannya dalam buku berjudul "Fabricating Jesus " , karena banyak yang tidak dapat dibuktikan dengan fakta sejarah. Demikian pula bantahan dari pakar-pakar lain, seperti Darell L Bock dalam bukunya " Dethroning Jesus " ,  sehingga  kevalidan buku James Tabor  tidak mendapat pengakuan universal !

Sementara itu para pakar menyelidiki dari dalam Alkitab , tentang fakta kebangkitan Kristus tersebut yang dapat diterima dengan akal sehat ! Mengutip pandangan Profesor Jhon Drane Phd.  dalam bukunya yang berjudul " Introducing The New Testament ", paling tidak terdapat empat bukti sebagai fakta kebangkitan Kristus tersebut .  Fakta-fakta tersebut adalah : ( diulas dan diedit dalam bahasa bebas )

(1) Kekompakan keempat Injil Kanonik yang menyatakan bahwa kubur Yesus kosong ! Waktu masih sangat dekat dengan kejadian itu , maka untuk mematahkan keempat Injil Kanonik ini , satu-satunya cara dari pihak lawan adalah menunjukkan mayat Yesus !  Jikalau ternyata mayat itu ada , berarti Kekristenan kalah !  Tetapi sampai hari ini , sudah hampir 2000 tahun , hal itu tidak pernah terjadi . Berarti , Yesus benar benar bangkit !

(2) Kepercayaan jemaat mula-mula ! Jemaat Kristen mula-mula , di zaman para rasul adalah jemaat yang masa hidupnya sangat dekat dengan kejadian kebangkitan Kristus ! Mereka mempercayainya , karena berita kebangkitan itu diceriterakan lewat kerugma , secara oral , dari mulut ke mulut , tentang peristiwa yang baru saja terjadi dan saksi mata masih banyak yang hidup ! Jika pihak Mahkamah Yahudi dan pemerintah Romawi ingin membungkam berita kebangkitan itu , satu-satunya jalan adalah dengan menunjukkan mayat Yesus ke publik ! Tetapi itu tidak pernah terjadi ! Berarti Yesus benar-benar bangkit !

(3) Perubahan sikap para murid Yesus ! Mereka yang tadinya ketakutan dan menjadi pengecut , dalam tujuh minggu tiba-tiba menjadi pemberani dan dengan mempertaruhkan nyawa , mereka mengabarkan kebangkitan Kristus ! Tidak mungkin mereka berubah drastis seperti itu jika tidak ada yang luar biasa , yaitu mereka melihat dan bertemu dengan Kristus yang bangkit !  Demikian pula, satu-satunya cara dari pihak Mahkamah Yahudi dan Pemerintah Romawi untuk membungkam berita itu , adalah dengan menunjukkan mayat Yesus ke masyarakat luas . Tetapi hal itupun tidak pernah terjadi . Berarti Yesus benar-benar bangkit !

(4) Kehidupan dan kesaksian Paulus ! Ia yang tadinya sangat menentang Kekristenan dan menganggap kebangkitan Kristus sesuatu yang mustahil ,  dengan tiba-tiba berubah drastis dan siap menderita , dipenjara bahkan dihukum mati oleh Kaisar Nero  . Tidak mungkin perubahan drastis ini terjadi jikalau tidak ada sesuatu yang luar biasa , yakni ia memang bertemu dengan Kristus yang bangkit itu . Kesaksiannya selalu memperkuat bukti bahwa kebangkitan Kristus itu nyata , sebab jikalau kebangkitan itu tidak nyata , tidak perlu ada Kekristenan . Waktu masih sangat dekat ; sehingga satu-satunya jalan untuk membungkam mulut Paulus adalah dengan menunjukkan mayat Yesus ke seluruh tanah Yudea  ! Tetapi sejarah juga mencatat, hal itupun tidak pernah terjadi . Berarti , Yesus benar-benar bangkit !

Bagi saya pribadi ada lagi satu bukti kuat dari Alkitab , yakni perubahan sikap saudara-saudara Yesus dan Maria , ibunda manusiawiNya ! Saudara saudara Yesus adalah Yakobus , Yusuf , Simon dan Yudas ( Matius 13 : 55 )  Alkitab ,mencatat bahwa keluarga manusiawiNya tidak menyetujui pelayananNya waktu itu , bahkan menganggap Dia tidak waras ! Perhatikan teks di bawah ini :


"Waktu keluargaNya mendengar hal itu , mereka datang hendak mengambil Dia , sebab kata me reka  Ia tidak waras lagi ." ( Markus 3 : 21 Terjemahan LAI 2002 )

"Sebab saudara-saudaraNya sendiri pun tidak percaya kepadaNya ." ( Yohanes 7 : 5 Terjemahan LAI 2002 )

Pertanyaannya :" Mengapa tiba-tiba terjadi perubahan drastis pada keluarga Yesus ? Mengapa mereka yang tadinya tidak percaya dan tidak mendukung , tiba-tiba berubah sikap dengan ikut berkumpul di ruang atas rumah di Yerusalem bersama murid-murid Yesus ? ( Kisah Para Rasul 1 : 14 ) . Mengapa saudara-saudara Yesus yang tadinya mengejek  Yesus ( Yohanes 7 : 3 - 4 ) , tiba-tiba menjadi pendukungNya , dengan faktor resiko yang harus mereka hadapi ?  Yakobus menjadi pemimpin Kristen pertama di Yerusalem , serta mati syahid dibunuh orang-orang Yahudi ? Dia juga yang menulis Surat Yakobus ! Di samping itu Yudas pun menulis Surat Yudas . Mengapa hal itu terjadi ? Hanya satu kemungkinannya , yaitu mereka bertemu dengan Yesus yang bangkit ! (band. 1 Korintus 15 : 7 )

Itulah sebabnya , oleh karena pihak lawan tidak dapat menunjukkan mayat Yesus untuk menghancur-leburkan iman Kristiani , melalui hasutan Mahkamah Yahudi , pemerintah Romawi melarang Kekristenan di seluruh wilayah kekaisaran yang begitu luas dan menindasnya dengan sangat kejam ! Sejarah mencatat betapa banyak yang mati martir dalam mempertahankan iman pada kematian dan kebangkitan Kristus yang historis itu . Jadi sama dengan kematian Kristus , kebangkitan Kristuspun di percaya oleh orang-orang Kristen bukan sebatas hanya iman , melainkan juga sebagai suatu fakta yang terjadi secara nyata !


Makna kebangkitan Kristus :


Paling tidak terdapat tiga buah makna kebangkitan Kristus terhadap orang Kristiani ., terutama pada orang orang Kristiani yang hidup di abad pertama Masehi . ,yang relatif jarak waktunya masih sangat dekat dengan peristiwa kematian dan kebangkitan Kristus . Makna kebangkitan bagi jemaat mula-mula itu , sama juga maknanya bagi jemaat Kristiani zaman sekarang  , dalam arti kita harus mempercayai apa yang dipercaya oleh jemaat mula-mula karena mau tidak mau banyak di antara mereka adalah saksi mata !  Ketiga makna tersebut adalah :

(1) Kebangkitan Kristus memberikan kemenangan pada orang percaya ! ( 1 Korintus 15 : 57 ) Kebangkitan Kristus adalah satu hal yang tidak terpisahkan dari kematianNya di kayu salib .  Rasul Paulus tidak pernah menyinggung soal kelahiran Yesus ; selain hanya kematian dan kebangkitanNya saja ! Kebangkitan Kristus telah mengubah seluruh kehidupan orang percaya , menjadi ciptaan yang baru . Kematian dan kebangkitan itu dilambangkan dalam baptisan , di mana hidup kita yang lama sudah mati dan sekarang melalui kebangkitan Kristus, kita dihidupkan sebagai ciptaan yang baru , sehingga benar-benar kita hidup di dalam Kristus . ( 2 Korintus 5 : 17 )

(2) Kebangkitan Kristus menggenapi janji Tuhan bahwa orang percaya akan mempunyai hidup yang kekal ! Terdapat dua buah hidup kekal bagi orang-orang percaya , yaitu hidup selama di dunia ini dan hidup kekal di surga nanti, yang kedua-duanya mengandung arti  yang sama yaitu hidup bersama Kristus Yesus , baik di bumi ini sekarang , maupun di surga nanti .( band. Yohanes 5 : 24 )

(3) Kebangkitan Kristus membuktikan bahwa Kristus adalah benar-benar Anak Allah , seperti yang diucapkanNya sendiri dan Allah yang telah menjadi manusia ! Semasa pelayananNya yang singkat , Ia selalu menyatakan bahwa Ia adalah Anak Allah , dan mengatakan bahwa Ia akan mati di kayu salib serta akan bangkit pada hari ketiga .  Dengan kebangkitanNya ini , ternyata apa yang yang diucapkanNya adalah benar ! Dan ini membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah dan Allah itu sendiri ! ( Matius 17 : 22 - 23 )

Seandainya Ia hanya mati saja seperti orang lain dan tidak bangkit dari antara orang mati , maka Ia tidak lebih dari orang lain ! Tidak lebih dari Socrates , Bapa Etika ! Tidak lebih dari Sidarta Gautama ! Tidak lebih dari Kong Fut Zse dan tidak lebih dari orang-orang besar yang lain yang pernah hidup di dunia !  Seandainya Yesus hanya mati saja , dan tidak bangkit dari antara orang mati , tidak akan ada dampaknya pada manusia dan tidak akan pernah ada yang nama Kekristenan ! Seandainya Ia tidak bangkit , seluruh ucapanNya adalah kebohongan semata mata dan Dia akan tercatat sebagai penipu besar !


"Jawab Yesus kepadaNya :" Akulah kebangkitan dan hidup ; siapa saja yang percaya kepadaKu, ia akan hidup walaupun ia sudah mati , dan setiap orang yang hidup dan percaya kepadaKu, tidak akan mati selama-lamanya . Percayakah engkau akan hal ini ? ( Yohanes 11 : 25 - 26 Terjemahan LAI 2002 )

"Karena itu tadi Aku berkata kepadaMu bahwa kamu akan mati dalam dosamu , sebab jikalau kamu kamu tidak percaya bahwa Akulah Dia , kamu akan mati dalam dosamu ." ( Yohanes 8 : 24 Terjemahan LAi 2002 )

"...Imam Besar itu bertanya lagi kepadaNa , katanya :" Apakah Engkau Mesias , Anak dari Yang Terpuji ?" Jawab Yesus :" Akulah Dia , dan kamu akan melihat Anak Manusia  duduk di sebelah kanan  Yang Maha Kuasa dan datang dalam awan awan di langit ." ( Markus 14 : 61 - 62 Terjemahan LAI 2002 )

Semua ucapan Yesus di atas merupakan suatu kebohongan besar , jika Ia tidak bangkit dari kematian ! KebangkitanNya merupakan bukti bahwa Yesus adalah Tuhan !  Jika Ia hanya mati saja , maka seluruh ucapanNya tidak akan berdampak ! Seluruh gerakanNya bersama murid-murid dan pengikutNya pasti hancur berantakan dan tidak akan melahirkan Kekristenan .  Tetapi justru karena Dia bangkit, seluruh pengikutNya yang tadinya sudah tercerai berai dengan putus harapan , kembali dengan keberanian yang luar biasa memberitakan kematian dan kebangkitanNya dengan mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah, Tuhan dan Juruselamat . Perhatikan ucapan Petrus pada hari Pentakosa dan surat Paulus ke pada jemaat di Roma , berikut ini :


"Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti bahwa Allah telah membuat Yesus yang kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus ! " ( Kisah Para Rasul 2 : 36 Terjemahan LAI 2002 )

"...dan menurut Roh kekudusan dinyatakan  oleh kebangkitanNya dari antara orang mati  bahwa Dialah Anak Allah  yang berkuasa , Yesus Kristus Tuhan kita ." ( Roma 1 : 4 Terjemahan LAI 2002 )

Ucapan Petrus diucapkan hanya 1 bulan lebih setelah kebangkitan Kristus ! Sementara , surat Roma ditulis kira-kira pada tahun 55 - 57 Masehi ; jadi waktunya masih sangat dekat dengan peristiwa kebangkitan ! Bukankah dengan mudah para lawan , dapat menjungkir-balikkan iman Kristiani pada saat itu , jika mereka dapat menujukkan :" Ini lho mayat Yesus ! "  Tetapi hal itu tidak pernah terjadi ! Dengan demikian , apa yang diucapkan Petrus dan Paulus tersebut di atas adalah fakta !  Bukankah di hadapan murid-muridNya Yesus pernah berkata :"


" Sebab inilah darahKu darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa-dosa ." ( Matius 26 : 28 Terjemahan LAI 2002 )

Bagaimana mungkin pernyataanNya ini akan dipegang teguh oleh para murid jika ternyata Dia tidak bangkit dari kematian ?  Bukankah hanya Allah yang berkuasa mengampuni dosa dosa ? Maka dengan kebangkitanNya , percayalah mereka bahwa sungguh Yesus adalah Tuhan !  Saudara harus mengerti bahwa banyak ucapan Yesus yang kurang dipahami oleh para murid ketika Ia masih hidup . Tetapi setelah kematian dan kebangkitanNya , barulah mereka mengerti dan sekaligus percaya bahwa sungguh Dia adalah Anak Allah , Tuhan dan Kristus itu sendiri !


Konklusi :

Perlu diketahui bahwa seluruh Perjanjian Baru , dikodifikasi berdasarkan fakta kebangkitan Kristus ! Jika tidak ada kebangkitan Kristus , tidak akan mungkin terdapat Perjanjian Baru ! Fakta kebangkitanNya yang membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan ! Itulah sebabnya , semua tulisan pada Perjanjian Baru menggunakan kata "Tuhan " untuk Yesus , yaitu gelar yang dipakai oleh Allah dalam Perjanjian Lama , yakni Adonay (Ibrani) atau (Kurios, Yunani  LXX  atau Lord , Inggris  ) , yang artinya adalah TUHAN !  Gelar Adonay dan Kurios atau Lord  itulah yang sekarang dipakai oleh Yesus dalam Perjanjian Baru , menjadi Tuhan Yesus  ( Kuriou Iesou , Yunani ; Lord Jesus , Inggris  )

"Hoti ean  homologeses en to stomati sou Kurion Iseoun kai pisteuses en te kardia sou hoti ho Theos auton egeiren ek nekron, sothese .' ( Roma 10 : 9 Greek Modern Text )

"because if thou shalt confess with thy mouth Jesus as Lord, and shalt believe in thy heart that God raised him from the dead, thou shalt be saved ." ( Roma 10 : 9  Terjemahan American Standard Version )

"Sebab jika engkau mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan , dan percaya dalam hatimu bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati , maka engkau akan diselamatkan ." ( Roma 10 : 9 Terjemahan LAI 2002 )

Teks di atas membuktikan  bahwa  makna kebangkitan Kristus adalah bukti bahwa Dia adalah Tuhan ! Gelar Allah dalam Perjanjian Lama , TUHAN atau KURIOS ( Yunani ) atau LORD (Inggris ) di gunakan oleh Yesus dalam teks di atas , sebagai "Kurion" ( Yunani ) dan "Lord" (Inggris ) serta "Tuhan " (Indonesia ).


Namun demikian , sebagaimana dahulu Kekristenan "diserang " dengan tindakan yang sangat kejam oleh pemerintah Romawi untuk menghancurkan iman Kristiani  oleh sebab tidak dapat menunjukkan mayat Yesus , demikianlah pada zaman modern ini , orang mencoba merobohkan bangunan Kekristenan dengan jalan , "seolah-olah" telah menemukan mayat Yesus   , melalui buku The Jesus Dynasty karangan Jamas Tabor tersebut di atas !

Tulisan ini khusus untuk umat Kristiani dan tidak punya maksud mendiskreditkan siapapun dan golongan manapun ! Berbahagialah kita yang sudah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat ! Karena kebangkitanNya, kita mempunyai hidup yang kekal , sekarang di bumi masih dalam bentuk janji , dan nanti di surga dalam bentuk kegenapannya . Selamat Paskah ! . Tuhan Yesus memberkati kita sampai pada hari Maranatha ! Salam dari Laut ! (Capt. Yordan EP Sihombing SH.M.Ap)